Apakah gue satu-satunya?

Pernah ga sih lo jadi seseorang yang berada ditengah-tengah kehidupan temen lo. Maksudnya, lo sebagai sebuah simbolik dari perjalanan kehidupan mereka.
Mereka bertanya akan langkah, perjalanan, masa depan, masa lalu, kesakitan….. ke lo. Mereka mencari jalan keluar, dan penyelamatan ke lo… Dan lo membantunya agar mereka dapat mengatasi problematika hidupnya, sampai pada akhirnya mereka pun bahagia karena telah mencapai target yang ditujunya dan sangat berterima kasih akan jadwal kehidupan yang udah pernah lo berikan sebelumnya. Disaat itu kita bersenang. Gue bahagia atas kebahagiaan yang mereka raih, mereka lebih bahagia lagi terlihatnya.
Namun setelah itu mereka berbahagia dengan kebahagiaannya, dan gue menyadarkan bahwa mereka sudah bahagia, dan gue masih berdiri disini mencari seperti apa kebahagiaan itu, sendiri. Yang gue tau kalo kebahagiaan itu kadang hanya angan atau memang akan benar terjadi. Bercinta dengan otak dan hati sepanjang malam, bersama tubuh sendiri yang tergeletak diantara pikiran kadang tetap tidak membantu..

Apakah gue satu-satunya?