Yang dimaksud disini bukan alat vital. Tidak serendah itu untuk menjawabnya.
Lalu dimana letak perbedaannya? Buah dada? Cara berpakaian? Cara buang air kecil? Sensitifitas? Bukan juga.
Namun perbedaannya adalah di otak masing-masing orang itu sendiri.
Hal ini tidak hanya mencakup pria dan wanita saja, namun bisa antar pria dan begitu juga sebaliknya.
Mengapa otak? Dikarenakan otak yang menjelaskan segala teorisitas terhadap terhadap memori, aktivitas, dan langkah-langkah ke depannya. Hal ini yang menjadikannya berbeda.
Indra merangsang otak untuk memproduksi sebuah prorotype yang dihasilkan dengan realitas.
Seperti misalnya dalam mengambil jalan kiri dan kanan. Setiap orang memiliki alasan untuk memilih jalan yang mana yang akan dilewatinya, selalu ada alasan dibalik semuanya. Entah dari memori, mitos, cerita, media atau apapun.
Sama halnya dalam menjalani kehidupan, memilih dan menyesal.
Otak dan indra yang rentan bertanggung jawab terhadap semuanya.
Karena di dunia ini tidak ada persamaan, hanya ada perbedaan. Maka bertemanlah dengan perbedaan.
Perbedaan Antara Pria dan Wanita
1 comments
Monday, November 7, 2011
Masyarakat Palsu
Ini bukan menggurui, ini diary.
Gue muak dengan drama dan kepalsuan di masyarakat sekarang. Halahh hahaha..
Lanjut........
Enggak cuma ABG aja. Dari remaja sampe yang bau tanah serba palsu. Ibarat perkataan mereka iblis yang membeli rumah ibadah sebagai sarungnya disaat berbelanja ke pasar malem.
Social network, target utama yang sangat menunjang pergerakan sejuta umat menjadi pribadi ganda.
Kenapa harus menjadi orang lain? Kenapa selalu memaksakan untuk mempublikasi? Beranggapan, "I'M THAT COOL" atau "YOU GUYS NEED TO KNOW" huh?
Kebanggaan menceritakan your daily news update of your useless life on Social network, doh!
Example:
"Now is 3 AM and I'm still chillin' at the club, get drunkkk yeah!"
"I LOVE YOU TIL DEATH DO US APART HONEY!"
"My dad just bought me Ducati 848! Love you dad!"
then end up with...
"I HATE YOU BASTARD! FUCK YOURSELF!"
Guys, wake up. Ga perlu berusaha untuk menyukai sesuatu yang sebenernya gak lo suka, atau bahkan asing buat diri lo, selama itu cuma demi 'lo dianggep' sama orang-orang.
Hippie, hipster, or whatever models is a trend ya?
It doesn't make you cool. Apalagi kalo cuma jadi 'wannabe'. If you love their style, you don't have to push yourself to look like 'em. Apalagi kalo malah jatohnya maksa. Ini cuma jeritan hati gue setiap harinya sih.
Ya intinya, gak malu ngikutin trend? Ga malu harus hidup terus dengan trend? Ga malu kalo spesies sejenis lo itu ada jutaan diluar sana? Dan ga ada perbedaan antara lo dan mereka. You're all just the same even though the real you is different.
Gue saranin, pertahanin prinsip lo itu deh. Percuma ngikutin trend, ga ada abisnya. Apalagi anak jaman sekarang, tai aja bisa dijadiin breakfast.
Jangan gampang terbawa temen. Buat temen lo itu terbawa lo, itu hebat.
Gausah berlebihan di social network, tunjukkin di real life aja. Ngapain jual ganja di dunia maya kalo ternyata aslinya cuma bisa minum susu kuda liar?
Mau sampe kapan jadi orang palsu? Orang palsu itu gak terancam punah, karena ga akan punah.. So, ga perlu dilestarikan kok.
Break the trend. Forget the trend. Be different. Fuck friends. Life is a big joke.
Solitude is bliss.
sok bijak mode: off
0
comments
Friday, October 14, 2011
Menganalisa Lebih Dalam Soal Terror Bom
Setiap terjadi isu-isu pengerusakkan yang mengatas namakan suatu Agama, kelompok, komunitas atau rezim yang dilahirkan untuk menyudutkan kelompok-kelompok tersebut pastinya selalu ada maksud dibalik semuanya. Seperti kasus-kasus bom yang sering terjadi akhir-akhir ini. Yang kita harus lakukan sekarang bukannya menangis, bukannya menghakimi, bukannya dendam dan membenci. Tapi menganalisa, mengamati, mengerti. Saya akan coba sedikit menuangkan sedikit mengenai analisa saya disini.
Bagaimana kita bisa tahu bahwa bom-bom yang terjadi (yaitu jika difitnah adalah dengan atas nama islam) itu adalah benar bom Jihad? Karena sesungguhnya saya belum pernah mendengar Islam mengatakan pengeboman itu sebagai Jihad, terutama pembunuhan terhadap orang-orang yang tidak berdosa. Bagaimana jika bom itu adalah tindakan dari seorang korban yang tertipu? Sama halnya dengan kasus bom yang ditemukan di sekitar Universitas Multimedia Nusantara, Serpong, dekat-dekat ini. Yaitu dengan modus sang pelaku menitipkan bom nya kepada seorang Tukang Ketoprak, dan menyuruh korban tak bersalah ini untuk meletakkan bom itu di saluran pipa gas. Sebegitu mudahnya untuk memecah-belahkan persatuan dari pemikiran masyarakat yang tidak kritis dalam mengamatinya. Karena cuma 2 agama yang paling kontroversi di Negara ini, sehingga sangat mudah untukk mind gambling tanpa analisa sebelumnya. Just like what Indon does before. Menghakimi layaknya Tuhan.
Mungkin seharusnya di tiap rumah ibadah wajib dipasang CCTV untuk mempermudah Tim Gegana mengidentifikasi proses peledakan bom-bom kedepannya. Karena cara termudah untuk menaklukan otak masyarakat adalah dengan perpecahan. (Penghancuran rumah adat/rumah ibadah). Islam sendiri tidak mengatakan bahwa pengerusakan dan pembunuhan sebagai jalan keluar. Begitu juga dengan Kristen. Maaf jika saya terlalu lancang untuk menyebutkan 2 agama ini, karena in fact... Memang seperti ini fakta di lapangannya. So siapa lagi dalangnya kalau bukan pihak diluar yang ingin memiliki tahta di tiap cara berfikir masyarat Indonesia yangg bisa dibilang kurang kritis terhadap media. Saya selalu menekankan bahwa media bisa menjadi teman dekat mu sekaligus musuh besar mu. They can give you a knife wrapped with a rose. Sama halnya dengan kasus peledakan menara kembar WTC. Siapa yang dikucilkan setelah kejadian tersebut? Umat muslim di US. Simplenya, tidak apa kehilangan gedung penting seperti WTC, kalau jelas masyarakatnya bisa membenci umat agama bawaan dari negara-negara Arab. Yang akhirnya melahirkan sisnisme terhadap Islam dan negara-negara Arab. Which is dukungan terhadap memeranginya (negara Arab) bertambah. (ini kemungkinan yang terjadi, yaitu apa yang ada di dalam pikiran pihak-pihak tidak bertanggung jawab. Pihak miskin moral)
Sama seperti kasus bom yg meledak di Pakistan, disaat umat muslim sedang melakukan Shalat ied, lebaran lalu. Tapi mengapa media tidak terlalu mengekspose kejadian bom di Masjid di Pakistan itu? Tanya kenapa? Media.
Semua orang bisa mengganti namanya dengan Muhammad / Christ. Begitu juga Muhammad menjadi Christ, dan sebaliknya.
Jadi, jangan tertipu oleh nama. Jangan tertipu oleh isu. Jangan tertipu dengan perbuatan hina yang mengatas namakan Jihad / perintah ajaran agama dan sejenisnya. Kita semua tahu bahwa tidak ada agama yg menyebarkan pengerusakkan. Yang ada adalah pengerusakkan pengatas namaan agama. Selalu seperti itu.
Dan saya percaya, kita seharusnya bisa menjadi lebih teliti, peka dan kritis dalam menganalisa kasus-kasus seperti ini.
Karena pengerusakan yang ada selama ini adalah dari pihak ke 3. Pihak yang mencari keuntungan dibalik perpecahan yang ada.
All we're saying is give peace a chance.
@AldySalimB
0
comments
Sunday, September 25, 2011
Di kurung saat pacaran, bebas lepas disaat putus
0
comments
Thursday, September 22, 2011
Makna dibalik kita bercermin
Untuk apa di buat sebuah cermin?
Cermin di buat untuk menatap kembali kehidupan. Seperti apa kehidupan? Sama seperti apa yang ada di balik cermin. Kadang ketika kita bercermin, kita bisa melupakan semua kekurangan yang ada dan terus melaju menghabisi hasrat yang ada untuk terus mencari sebuah kepuasan.
Kepuasan itu sendiri tidak ada batas nya. Ketika kita bercermin, pastinya hal-hal yang menurut kita itu adalah bersifat positif ataupun negatif akan selalu muncul pada angan-angan yang sebenarnya bertolak belakang dengan keinginan dari hati nurani. Terlalu menghargai apa yang sudah diberikan bisa juga berdampak buruk. Maka dari itu bercermin terlalu lama itu sangat tidak baik untuk pembentukan kepribadian yang baik. Bercermin terlalu lama dapat menyebabkan kesombongan (selama disaat bercermin itu kita terlalu bersyukur dengan keindahan yang ada). Kita bisa lupa dengan siapa diri kita, untuk apa kita diciptakan, juga terlalu merasa menonjol. Menganggap kita sangatlah sempurna dan sudah sangat cakap terlihat.
Efeknya, bercermin terlalu lama dapat melahirkan sifat yang sombong, narsis dan angkuh.
Cyber Relationship? Soo wasting time!
Oh my gossssh! Masih ada hari gini cyber relationship?
Gue kira cuma jaman gue SMP aja, ternyata masih ada loh!
Kalo jaman dulu jamannya kopi darat (*kopdar), sekarang? Ya Cyber relationship laah!
Apa yang menyebabkan terciptanya Cyber Relationship?
Oke gue udah dapet kesimpulannya disini. Kesimpulan yang gue tulis 90% akurat, karena gue udah seeeeeeering banget dapet cerita kaya gini. Baik dari temen gue atau dari Kaskus.
Cyber relationship atau bisa diartikan sebagai "Hubungan (status pacaran) hanya di dunia maya" sudah lahir sejak dulu. Jaman-jamannya alaay nih yeey, dari jaman LC ke Friendster pun udah ada, dan sampe ke jaman Facebook pun masih ada! Emeyjing!!
1 hal yang paling dicemaskan oleh para orang yang terlibat kasus cinta dunia maya ini adalah "sosok asli dibalik foto". Kenapa? karena selama ini mereka menyatakan sayang, suka, cuma dari foto yang tertampilkan aja, ketemu? Ga pernah.. Mungkin berharap demikian. Bisa dibilang, mereka yang menggeluti hobi ini (kok hobi?) adalah orang-orang yang putus cinta, saking ga lakunya atau emang pengen iseng.. No offense tapi emang begitu kenyataannya
Elo itu mesti kudu harus sadar, ga ada manfaat dari cyber relationship ini. Udah buang-buang pulsa, buang waktu, capek hati.. Ya paling enaknya bisa mamer ke temen kalo lo itu punya pacar, atau ada yang mengisi waktu kosong lo. Selebihnya? Nihil.
Lo bahkan gatau, si doi disana itu punya pacar juga atau enggak, kelakuannya kaya gimana, muka nya kaya gimana dan lain-lain. Dia bisa menipu lo kapan aja, karena lo gatau seluk beluk dia sama sekali. Boro-boro mau tau kehidupannya kaya gimana. Walau lo udah dikenalin ke keluarganya via telf/sms/chatting, itu ga menjamin sob! Pokoknya cyber relationship ini bener-bener ga guna banget! Apalagi kalo lo itu sadar kalo lo ga bakal pernah bisa buat ketemuan sama si doi. Udah deh, udahin aja... Yang lebih parahnya lagi, kalo elo sampe beneran sayang! Ini yang bener-bener gila! Ga abis pikir gw kenapa bisa gini????!
So the point is.... Cyber relationship itu bener-bener wasting time! Ga berguna dan ga layak untuk di konsumsi
Bahkan akhir-akhir ini gue liat di multiply, ada kasus penipuan dari cyber relationship loh! Ya karena cewe nya udah sayang banget sama tuh cowo, cowonya minta duit eh langsung di transfer gitu aja... Alesannya karena sakit dan butuh biaya hidup dll.. Dan sekarang tuh cowo udah ilang di telen bumi
Wanita Sangatlah Dekat Dengan Fitnah
Kata-kata ini gue dapatkan setelah berbincang sebentar dengan teman lama semalam. Dimana banyak pelajaran yang terus banjir menghujani akal pikiran gue. Dan ternyata itu semua memang benar adanya, sangatlah logis!
Bagaimana gue menyimpulan "Fitnah itu sangatlah dekat dengan wanita. Maka bagaimana wanita itu berpakaian dan bertingkah laku, akan sangat dekat dengan fitnah"
Banyak cerita, ada seorang teman cewe gue.. Anaknya baik, ramah, berbakti kepada orang tua, tidak pernah menyentuh rokok ataupun minum-minuman beralkohol. Tapi setiap dia menjumpai teman-temannya hanyalah dengan sebuah dress ibarat kain sutra membaluti tubuhnya. Lalu timbulah sebuah fitnah yang menuju ke temen gue itu.. "Dia adalah wanita murahan!"
Apakah itu fitnah? Ya jelas fitnah.
Mengapa fitnah itu bisa datang?
Fitnah itu datang karena dia seorang wanita. Wanita sekarang adalah sumber inspirasi.
Bisa membalikan dunia hanya karena-Nya. Sesungguhnya bukan salah penonton jika ada seorang wanita yang di hina atau di goda karena apa yang mereka gunakan.
Karena fitnah sangatlah dekat dengan wanita. Maka dari itu, jauhi fitnah dengan menutupi semua aib di tubuhmu.
Social Climber. What do you think? Hmm
Sekarang ini, sesuatu yang berbentuk fisik, materi ataupun status adalah hal yang penting bagi sebagian kelompok orang. Kadang kita bisa menjadi orang lain karena ini, pembunuhan karakter. Harga dan kepercayaan diri hilang karena ingin 'menjadi sesuatu' supaya bisa diterima/dianggep oleh sekelompok orang lain. Itu bodoh banget.
Mungkin diantara kalian ada yang belum tau apa itu Social Climber.
Menurut wordwebonline ini dia artinya:
Someone seeking social prominence by obsequious behaviour.
Dan setelah gw cek-cek lebih lanjutnya. Widely known,
obsequious, artinya: Attempting to win favour from influential people by flattery. Flattery bermakna excessive. (Over-acting/berlebihan/norak/alay/lebay/dsb...)
Jadinya... Social climber itu artinya adalah orang yang hidup/nempel sama kehidupan orang lain, untuk bisa seperti 'dia' atau 'mereka'. Dalam arti lain adalah 'Parasit'.
Biasanya orang kaya gini nih, ngincernya popularitas. Nah sekarang lagi jaman banget nih social climber kaya gini. Bahkan diantara temen-temen gue banyak yang kaya gini.
Contoh:
Ada sebuah band yang lagi yuhaa yuhaa nih dikalangan ABG masa kini. Kalo lo gatau band ini ga gaul deh loe.. (ibaratnya).. Kenal sama manager atau personil-personilnya adalah suatu kebanggaan yang bisa lo pamerkan ke temen-temen lo. Jadi kalo lo bisa temenan sama personilnya atau seenggaknya lo nge-chat di msn sm dia terus di bales, lo udah ngerasa asik dan gauuul banget. Bisa dipamerin ke temen-temen lo soal ini. Jadi kemana-mana lo pengen banget jalan sama mereka biar dikira 1 tongkrongan sama mereka, yaa seenggaknya orang-orang tau kalo lo kenal sama mereka itu udah suatu yang membanggakan sekali buat lo.
Ada lagi, sekarang kan lagi trend-trendnya rambut gondrong. (Biar dibilang anak band) padahal rambut itu ga menentukan bahwa lo itu adalah seorang musisi atau bukan loh -___- tapi dengan keinginan lo untuk memiliki rambut gondrong biar dibilang anak band, lo sampe rela extension rambut sampe gondrong. Dengan bangganya dengan extension itu muter-muter PIM. (maklum di sekolahnya belom boleh gondrong) Sambil pake baju distro ala DropDead warna-warni cerah dengan full gambar-gambar yang aneh. Dengan itu lo udah bisa merasa PD dan bisa gabung sama anak-anak gondrong lainnya. Biar dibilang 1 band atau penyuka 1 aliran musik.
Bisa dibilang juga, para social climber ini, pengen banget dengan mudah bisa POPULER tanpa adanya kerja-keras. Seperti Raditya Dika, dia eksis karena si kambingnya.. Joshua, dia tenar dari dulu karena lagu 'di obok-oboknya'. Evan Brimob, karena ke-'bijakannya'. Jadi para social climber ini menjadi parasite dari orang-orang yang POPULER/EKSIS, biar bisa ikutan beken seperti mereka.
Gaya mereka biasanya suka lebay banget. Suka hore-hore sana sini. Beda dengan orang yang POPULER nya sendiri. Para social climber cenderung lebih lebay dibanding mereka, maklum baru berasa populer. (Baca: Kepengen tenar)
Daan 1 lagi..
Social Climber ga cuma dikalangan orang populer aja. Di dalam kehidupan nyata kita, mereka juga banyak banget disekeliling kita.
Mereka yang temenan sama kita cuma buat manfaatin: bisa nebeng, di traktir, numpang nginep, numpang makan dll. Thats why gue nyebut mereka dengan sebutan,
Gw juga pernah ngalamin hal seperti ini, seperti dulu ada mantan gue waktu jadian sama gw, gw kenalin ke temen-temen gue. Sampe akhirnya udah asik dan deket banget sama mereka semua (temen-temen gue). Setelah putus..... Maennya sama temen-temen gw deh, tapi malah ngejauhin gw nya. WTF?? o__O
Ada juga temen gue yang kalo jalan bareng sama gue dan temen-temen gue lainnya. Setelah kita udah sampe ke suatu tempat yang udah kita tuju, you know what? Dia mencar untuk ketemu temen-temen dia, lalu ga balik lagi. (Numpang mobil). Hmmm...
And everybody's changing.
Siapa sih yang gamau berubah? Semua orang pasti pengen berubah dong! Berubah untuk menjadi lebih baik tentunya. Sama hal nya dengan gue. Kadang orang berubah karena telah menemukan titik kejenuhan. Ada juga yang berubah karena tidak ingin mengingat-ingat masa lalu, selain itu ada yang berubah karena lupa melihat ke belakang.
Perubahan yang penting adalah, berubah untuk terus move forward, masa lalu dan langkah yang dahulu jadikan sebagai tapak pengingat jalan kita kedepan. Jadi kan sebagai pelajaran, rubah lalu cari yang terbaik. Ibaratnya seperti ketika kita tersesat di hutan, kita akan terus mencari jalan yang benar dan tepat untuk kembali ke jalan kita semula. Jalan dan daerah dimana kita tersesat ditandai dan ingat agar tidak tersesat di tempat yang sama. Atau jatuh ke lubang yang sama.
Gue akuin kalo jaman sekarang ini sudah jaman edan. Tiap manusia bisa berubah dan dikontrol oleh segalanya yang ada. Tipu daya muslihat merajarela, mengalir kedalam aliran darah menuju saraf ke otak yang membuat sifat ketergantungan cenderung menjadi syndrom ke dalam hati. Kemewahan, ketertarikan, gaya hidup, sifat dan pengalaman dapat membuat seseorang berubah.
Disini gue menuturkan bagaimana cara gue bisa berubah. Gue berubah, totally changed. I'm not a rebel anymore. I look into myself, but my own heart has been changed. Mungkin banyak yang tidak percaya dan bertanya-tanya.
Hold up guys! Wake up and see. Setiap manusia punya masa lalu dan jurang yang curam di tiap-tiap liku nya. Yang jadi pertanyaan, "Sampai kapan akan terus berlarut dalam kegelapan itu?" Itu yang membuat semuanya berubah dan berakhir. Masih banyak yang men-cam 'Si brengsek akan tetap selamanya brengsek'. Itu tidak berlaku. Lalu bagaimana? Berubah. Dengan? Belajar. Untuk? Diri sendiri. Lalu? Kehidupan yang lebih baik. Done!
Tiap-tiap orang untuk berubah haruslah mempunyai niat. Visi dan misi juga support dari orang-orang terdekat. Tanpa adanya dukungan dari itu, maka perubahan itu hanyalah mimpi yang non-permanent. Berubah lah untuk menjadi yang lebih berguna. Lebih spesifik terhadap hidup. Tidak ada yang abadi.
Aldy yang kelam kian hari kian menerangkan lampunya. Itu juga karena niat, yakin dan support dari orang-orang terdekat. Banyak yang terus datang memukul, tangkis pukulan itu, jangan di balas, hindari dan abaikan. Setiap hidup pasti akan selalu ada rintangan yang datang. Jangan jadikan rintangan itu sebagai beban hidup, jadikannya sebagai warna. Tanpa warna, hidup kalian akan seperti catur. Hitam, putih, dan berujung tak menentu antara siapa yang kalah dan siapa yang menang..
Tunggu apalagi? Apa kesalahan lo? Apa kekurangan lo? Apa kemunafikan lo selama ini? Kebencian yang terus bertelur tidak dapat menyelesaikannya. Rubahlah itu :)
Rasa cemburu itu datang karena sayang atau posesif?
The best motivation for revenge
Jealousy, turning saints into the sea. Swimming through sick lullabies, choking on your alibis but it's just the price I pay, destiny is calling me open up my eager eyes. Cos I'm Mr Brightside. Kalau kata The Killers sih gitu.
Tapi yang mau gw tanyain itu "Rasa cemburu itu datang karena sayang atau posesif sih?"
Nah gue akan mengupasnya di sini, tapi kalau ini berdasarkan pemikiran gw ya. Jadi bener atau enggaknya itu waulohualam. Ga semua yang lo liat itu bener.
Ok "CEMBURU", ga jarang kita denger orang2 ribut karena cemburu. Bahkan ada yang cerai karena suatu kecemburuan loh?
Sebenernya orang itu cemburu karena apa sih? Oke coba gw terawang satu-satu penjelasannya disini.
Alasan mengapa orang-orang itu cemburu:
1. Karena dia sayang oleh pasangannya, jadi tidak mau pasangan itu melukai hatinya dengan pihak ke 3. Karena dia menganggap bahwa pasangannya adalah hidup sematinya.
2. Trauma dengan masa lalunya, entah pernah disakitin sehingga terbawa imajinasi rasa ketakutan yang berdampak pada hubungannya sekarang. Masalah ini cukup rumit. Gw pun mengalaminya. Jadi serba takut kalau pasangan kita itu ngapa2in/macem2, kadang itu yang buat doi jadi ga sreg.
3. Takut dengan apa yang dia lakukan di luar sana, karena lo sendiri tau bahwa apa yang dilakukan tiap manusia itu bisa terjadi begitu aja. Dan penyesalan selalu datang belakangan.
4. Emang lo orangnya itu ga suka ngeliat pasangan lo itu deket sama orang2 lain selain lo, mau kaya gimana juga lo nganggepnya selama dia sama lo, dia cuma punya lo, ga boleh punya temen.
5. Lo cemburu karena lo enggak bisa seperti dia. Ya mungkin lo sirik dengan kehidupannya dsb.
Tapi itu baru mungkin, bukan berarti pasti.
Gw kan cuma menerawang aja. Hehehehe...
Kalo gw sendiri, gw cemburu sama pacar gw itu karena gw sayang sama dia. Gw gamau dia berpaling sama gw apalagi mengkhianati gw sedangkan gw nya enggak seperti itu. Beda lagi ceritanya kalo gw yang memulainya. Tapi gw ga pernah ngelarang dia untuk tidak boleh berteman, kalo itu namanya posesif. Berteman sah-sah aja, tapi harus ada batasnya. Dan apa sih batasannya?
Yaitu:
1. Hargai dia sebagai teman lo, bukan sebagai pacar lo.
2. Cerita/ngobrol seadanya, karena dia cuma temen, bukan pacar lo.
3. Jangan habiskan waktu terlalu banyak bersama mereka, karena mereka cuma 'teman', bukan pacar lo.
4. Bertingkah laku lah yang wajar dengan teman lo, jangan yang dapat menimbulkan kecurigaan atau bahkan fitnah. Inget, dia cuma temen lo, bukan pacar lo.
5. Harus bisa membagi waktu, kapan untuk dengan mereka, kapan untuk pacar lo.
Dan gw sering banget bilang di Twitter gw (kalo lo follow dan sabar dengan ocehan2 gw), bahwa mustahil untuk punya Sahabat atau (abang/adik) yang berlainan jenis, apalagi bukan saudara kandung.
Contoh: Gw punya sahabat cewe, biarpun gw udah kenal dari dia masih ngompol, itu tetep masalah buat cewe gw pastinya. Kenapa? Karena dia bukan cewe gw.
Coba lo ada di posisi cewe gw, lo ngeliat gw jalan2, cerita, telfonan sama sahabat gw tapi sahabat gw itu adalah cewe, dan terdengar udah deket banget. Yang ada lo malah lebih mesra di banding sama pacar lo kalo kaya gitu. Biarpun alasannya "Lo ga akan suka atau macem2 sama dia, karena tau baik buruknya sahabat lo itu" tetep ga dimaksud diakal. Yang namanya perasaan itu bisa dateng kapan aja dengan waktu, kecocokan dan antusias satu sama lainnya.
Apa lagi abang adek tapi bukan sodara, ketemu gede. Ah itu BULLSHIT MAN!! Itu tuh HTS berkedok abang-adik biar ga terlihat terlalu menonjol di depan publik. Pada dasarnya mereka itu saling suka/sayang yang tapinya enggak ada yang berani saling mencurahkan perasaannya itu.
Jadi.... Pada dasarnya, rasa cemburu itu timbul karena kita sayang.
Tapi itu semua tergantung oleh profil orangnya masing2 sih. Ada yang emang orangnya posesif, ada juga yang emang lovely banget.
So.... Jangan terlalu ngerespon orang lain deh ya kalo udah punya pacar. Apalagi pake flirting2 dsb. Hihi
Ya goodluck aja deh dalam memilih pasangan lo nantinya :D:D
Impian kita sewaktu ingin memulai suatu hubungan. (Fall in love with)
I usually ask couples how they met when they come to me for solve their problem. Dan disaat itu gue suka memberikan an advice yang menurut gw luar biasa, tapi padahal gue sendiri belom pernah mencobanya. Ya, loser. Tapi sebenernya bukan berarti gw bukan ga mau mencobanya, but..... Belum ada waktu dan orang yang tepat untuk dicoba. Hehehe.
Dan disini sebenernya gw sih pengen curhat, tapi bukan curhat juga. Menurut gw ini adalah impian orang banyak. Karena setiap gw berandai-andai tentang ini ke temen-temen gw, pasti mereka juga bilang "Gw juga mau kalo kaya gitu mah!" nah berarti impian gw itu, impian mereka juga dong? :p
And believe it or not, gw mengira yang namanya where we're in love, itu seperti Ice Cream.
Kenapa begitu?
Karena ketika kita sedang jatuh cinta, pasti sangat manis rasanya. Sama halnya seperti Ice cream. Semakin kita merasakannya, semakin manis dan termabukkan olehnya. Ketika termabukkan, Ice cream itu pun habis. Layaknya cinta. Terbutakan lalu menghilang. Seperti mengangkat kita jauh keatas, lalu menjatuhkan kita langsung ke bawah. Its hurt right?
So, Apa impian kita sewaktu ingin memulai suatu hubungan? dalam kata lain (Fall in love with someone)
Oke here we go!
One:
Pasti impian lo bisa punya pacar yang bener-bener bisa menerima lo apa adanya. Betul? Tanpa ngeliat tampang lo kaya gimana, mau ancur-seancurnya kaya Johnny Depp, atau lo gendut kaya babon, kurus kaya lintingan uduk, cebol kaya lutung, or whatever.. Dia bakal tetep bisa nerima kekurangan lo itu. Dan lo harus percaya diri bahwa ada inner power lo selain fisik lo, entah apapun itu :)
Mau lo naek angkot, bus, kopaja, metromini, motor kampung, mobil tua... Itu bukan masalah buat nya. Bagi dia, kendaraan itu hanyalah sarana transportasi tambahan jika bener-bener kepepet. Bukan lah sarana utama untuk transportasi pengembangan cinta. Seperti: Semakin mahal dan keren mobil lo, makan dia akan makin sayang sama lo. Ouch thats sucks! How if mobil lo had crushed dan ancur, apa masih rasa sayang dia sama lo itu masih seperti dulu? I think nope.. Dia akan mencari orang lain yang lebih baik dari lo.
Jadi pelajaran juga nih.. Jangan jadikan harta atau fisik sebagai umpan pertama lo. Gunakan yang lainnya. Begitu juga dengan impian lo ini, cari lah orang yang bisa nerima lo apa adanya. Gimana caranya? Tes aja, ajak jalan tapi lo naek bus atau Taxi deeeh jangan jauh-jauh. Apakah hari-hari kedepannya dia masih mau jalan sama lo? Kalo gamau, its over. Kalo mau, I've got a good news for you :D
Two:
Kecocokan antara keduanya. Enggak ada perasaan atau keinginan untuk saling menipu dan memainkan. Yang berarti, kejujuran dan kesetiaan itu di uji disini.
Ketika lo memulai suatu hubungan dengan orang (pacaran lah istilahnya). Itu berarti lo harus menutup ruang hati lo, dan ruang itu cuma buat dia, dan bukan untuk orang lain. Harus teguh pada komitmen awal lo. Kalo lo gamau, maka ga usah memulainya dari awal. Tetap berpegang teguh kepada KARMA.
Bahwa ketika lo melanggarnya, bukan berarti 'dia' juga tidak akan melanggarnya. Begitu juga sebaliknya. Dalam situasi apapun, jangan jadi seseorang yang murahan tanpanya. Even itu dengan temen-temen lo tanpa ada dia disana, lo harus tetap ingat "TIDAK ADA YANG BISA MASUK KECUALI DIA." dan dengan begitu, lo telah menemukan arti dari Kejujuran dan Kesetiaan :)
Three:
Keluarga pun juga mendukung hubungan yang sehat ini sejak awal. Itu berarti, suatu hubungan yang udah lo mulai itu, juga harus dengan persetujuan orang tua dari kedua belah pihak. Walaupun ini masih pacaran, bukan berarti ga harus dikenalin ke orang tua masing-masing loh.
Kalo udah sama-sama kenal kan lebih enak. Mau jalan kemana, sama 'dia', orang tua lo pun percaya. Kenapa? Ya karena udah saling kenal keluarganya, jadi mereka merasa aman. Dan bukan berarti kita pacaran sekarang ini enggak sampe ke jenjang pernikahan loh, who knows? :p
Jadi point yang ini tuh penting banget!
Four:
Inget sama point-point penting yang udah pernah gw jelasin sebelumnya, lewat Twitter ataupun dari blog-blog gue sebelumnya.
Bahwa enggak ada istilah sahabat/saudara palsu untuk kalian yang berlainan jenis. Contoh: Cowo lo punya sahabat cewe dan udah dari kecil, atau cewe lo punya kakak-kakakan cowo.
Ahhh that's so fuckin bullshit man! Bestfriend forever is OVER!
Itu cuma manipulasi dalam arti HTS aja. Gw yakin kayak kakak-adekan, sahabatan tapi lawan jenis itu cuma kedok, dan pasti mereka ada perasaan suka antara yang 1 dengan yang lainnya!
Kalo lo emang bener pengen menjalani hubungan yang serius, maka lupakan semuanya! Ga ada istilah kakak adek, sahabat kaya gitu! Itu bener-bener kampungan dan norak. Kalo bener-bener ga bisa? Ya forget about the love!
Gw yakin, kita semua gamau kalo pacar kita sendiri punya orang yang sama dekatnya dengan kita, kecuali saudara atau teman-teman sejenis kelaminnya. Di luar itu, kita pasti tidak suka melihat aktivitas mereka di lapangan. Trust me, lo pasti ga suka dengan hal ini :)
Five:
1, 2, 3. You got a perfect love :)
Mudah untuk mengatakan, mudah untuk meninggalkan
Whooaa! Udah cukup deh yang namanya gw di jelek-jelekin orang, artis aja sampe ngomongin gw, bahkan sama orang yang sampe ga gue kenal.. Gila ya bisa sampe kaya gitu? Hihihi. Gw dibilang playboy lah, suka maenin cewe lah, apa lah. Ga sadar diri kalo sendiri nya kaya gimana hihi. Lagian sok tau banget kaya tau gw aja, coba tanya mantan-mantan gw, mana pernah gw maenin mereka hihi... Lucu aja ngeliatnya..
Tapi apa hubungannya sama nih judul? Nah disitu!
Dengan banyaknya orang yang talk shit behind tentang gw, nah orang-orang (cewe) yang tadinya deket sama gw, pas denger kabar itu jadi gimana gitu akhirnya... Ya gw sih ga permasalahin, tapi cuma risih aja. Ada niat buat bales dendam? Cih, ga mutu. Ga level maen bales-balesan kaya gitu :D tetep kaya motto gw aja,
So? Masih ga ketemu apa hubungannya? Ya.. Akhir-akhir ini, girls come and go. Why? Ya karena sampah ini. Ada juga yang mungkin cewe nya mau main-main, gw juga bisa ladenin. Ada juga yang emang suka ngegantungin cowo-cowo. Heran...
Disetiap mereka bilang "Aku sayang kamu, I love you" lalu besoknya ilang deh?? Atau enggak ternyata dia ngomong kaya gitu enggak cuma ke gue doang :P Gw kira nih dunia udah mau kebalik. Cewe-cewe kenapa jadi banyak kaya gini ya? Apa dikiranya gw itu suka maenin cewe, makanya mereka mau maenin gw? Lagi-lagi HERAN.
Bagi gw, buat ninggalin cewe yang udah deket sama gw itu susah banget. Its fact! Why? Karena seandainya gw jomblo kaya sekarang nih (Promosi), gw itu ga pernah yang namanya punya gebetan banyak. Pasti gw selalu focus sama 1 cewe, kalo comfort, gw jalanin terus sampe jadi. Kalo enggak, ya bilang baik-baik, gw pergi.
Perpisahan itu sulit banget buat gw, gw udah sering deh yang denger arti dari perpisahan. Dari enak sampe enek.. Tapi itu semua tergantung dari gimana cara kita mengakhirinya sih... Ya intinya, Kalo mau pergi itu bilang-bilang ya :P
Hidup yang terlalu cepat!
Gw ngerasa, gimana ya? Gw terlalu cepat untuk hidup. Bukan berarti terlalu cepat untuk dilahirkan di Bumi. Tetapi...... Gw ngerasa gw terlalu cepat untuk dewasa. Terlalu cepat untuk menanggapinya secara dewasa. Kadang.. Temen-temen gue yang masih seumuran gw, yang tentu pola berfikirnya belum terlalu cepat, tidak bisa menerima cara berfikir gw. Kadang mereka menjauhi gw, menganggap gue aneh. Its ok..
Tetapi yang menjadi beban adalah... Diumur gw yang sebenarnya masih muda ini, tidak seharusnya gw terlalu menanggapinya secara serius dan berlebihan. Kadang perasaan, cara berfikir dan umur gw bentrok dengan semuanya menjadi satu. Yang gw anggep gw menangkapnya secara dewasa, justru kadang malah ke-kanak-kanakan..
Hal yang seharusnya gw tanggapi secara biasa saja, tetapi gw jadikan serius. Semua hal menjadi masalah buat gw. Gw selalu bingung dengan apa yang gw rasakan. Apakah gw terlalu cepat untuk hidup? Apa otak gw yang memakan batas umur gw yang masih muda ini??
Semuanya berjalan dengan begitu cepat. Perlahan, orang yang tidak menyukai pola berfikir gw pun menghilang. Menjauhi gw.. Dan begitu juga sebaliknya, bagi mereka yang menyukainya, mereka selalu ada buat gw.. Mereka mengerti apa yang gw rasakan, gw fikirkan..
Gw bisa mengerti perasaan orang yang lebih tua. Membayangkan hidup yang sangat jauh. Berkeluarga, mencintai pasangan dan keluarga gw. Seharusnya belum saatnya untuk memikirkan itu. Itu lah yang gw bilang bahwa akal dan pikiran gw bentrok dengan semuanya. Umur dan pola pikir terancam, yang menjadikan gw justru terlihat seperti anak-anak.
Hanya harapan gw yang bisa gw wakilkan untuk semuanya. Bahwa gw ingin hidup dengan sewajarnya, berfikir seperti anak berumur 18 tahun. Why so serious?
Eksistensi Jati Diri
Adalah hal yang biasa dengan kata 'Mencari jati diri'. Sesungguhnya setiap manusia hidup untuk terus mencari jati diri mereka, dan tidak akan ada yang pernah 100% sudah menemukan jati dirinya. Kita, menjalani hari-hari, menemukan hal yang baru dalam keadaan, kondisi, orang yang berbeda setiap harinya. Dan dari apa yang telah kita temukan itu yang biasanya akan menuntun kita nantinya 'untuk menjadi apa dan seperti apa'. Mengulik jati diri memang tidak pernah kita sadari karena kita hanya menjalani apa yang menurut kita itu memang benar.
Pernah mendengar kata-kata labil? Ya pasti pernah. Seperti judge "ABG LABIL"
Pada dasarnya, bukan karena mereka masih remaja lalu mereka hidup dengan kelabilan. Sesungguhnya seseorang yang berumur 40 tahun pun ada yang hidupnya tetap labil.
Maka dari itu saya membuat artikel mengenai "EKSISTENSI JATI DIRI INI"
Apa dan siapa kita, hanya kita yang tau. Mungkin orang-orang diluar sana hanya melihat kita dari nama dan lingkungan hidup kita. Namun yang lebih tau tentang seperti apa kita, hanyalah diri kita sendiri..
Jati diri akan terus dicari, terus menerus.. Ada yang sudah merasa puas dengan apa yang telah ia dapat, sesungguhnya tidak. Tidak ada manusia yang akan merasa puas. Banyak faktor yang terus datang untuk mengundang kita, menggoyahkan rasa percaya diri dan tameng antisipasi kita terhadap sesuatu yang baru. Evolusi terhadap umur tidak mempengaruhi jalan pikiran kita. Artinya, kehidupan kita akan berubah nantinya bukan berarti tidak mungkin. Hal-hal yang membatasi kita untuk menemukan jati diri kita adalah hal-hal yang berada di sekitar kita. Hal-hal yang nantinya akan menentukan 'siapa kita' nantinya. Dan itu semua tergantung dari bagaimana kita mengontrolnya..
Pernah dengar ada seorang ahli agama yang memperkosa tetangganya?
Padahal ia memiliki nama dan gelar sebagai 'panutan', tapi kenapa ia bisa melakukan seperti itu? Itu lah eksistensi jati dirinya..
Kita memang sudah pasti bisa membedakan mana yang baik dan mana yang tidak, namun lahan untuk melakukan, mengikuti dan masuk kedalam ruang yang tidak benar itu lebih mudah ketimbang masuk kedalam ruang yang benar dikarenakan hidup di era seperti ini sangat mudah untuk mendapatkan sesuatu dengan cuma-cuma tanpa adanya kerja keras, hanya didasari mental yang kuat dan keberanian (melakukan sesuatu yang hina, tercela dsb)
Kembali lagi kepada Eksistensi Jati Diri..
Kapan kita akan menemukan jati diri kita?
Kapan dan waktunya adalah sewaktu kita telah menutup mata kita untuk selamanya..
Disaat itu kita sadar, "apa", "siapa" kita sebenarnya. Apa yang pernah kita perbuat, dan siapa kita dibalik topeng yang terus menempel selama ini..
Maka terus lah mencari kebaikan, kembali ke jalan yang menurut kalian itu memang benar. Bukan karena mengikuti lingkungan disekitar hanya untuk di akui. Bukan berarti mereka yang ada disekitarmu itu akan membantu mu kelak. Mulai lah untuk benar-benar menentukan seperti apa kamu nantinya, siapa yang akan terus ada disampingmu dan apa yang akan kamu lakukan... Stay focus dan buatlah dream note untuk membantu mewujudkan cita-cita.
Pada dasarnya, hanya kita yang akan menentukan ingin seperti apa kita nantinya.
Eksistensi jati diri sekarang ini hanyalah topengmu di dunia.
Kamu belum akan dewasa sebelum kamu benar-benar mengerti mana yang baik dan mana yang buruk.
Salam hangat untuk kehidupan yang terus menyesatkan alam pikiranmu..
Krisis identitas akan menghantuimu disaat kamu mulai meragukannya
Fiksi, halusinasi, visualisasi dan cinta..
Jika kita berbicara tentang fiksi maka tidak akan terbatas definisinya. Sebuah fiksi akan lahir karena daya halusinasi. Halusinasi timbul karena penjabaran dari daya visualisasi. Bagaimana daya visual kita bisa terlihat nyata? Jika ketiganya menyatu menjadi satu. Bagaimana jika ditambah dengan "cinta".
Hal ini pernah dan sering gue rasakan. Bagaimana daya fiksi, halusinasi, visualisasi gue menyatu membaur dengan eksistensi cinta. Bingung? Baiklah akan gue jelaskan..
Sewaktu lo masih kecil, pernahkah lo merasakan seperti mempunyai teman khayalan?
Atau... Pernah merasa seperti melihat hantu yang ternyata cuma halusinasi? Seperti melihat ada seseorang yang berlari lalu hilang di dalam kegelapan. Mungkin saja itu benar, tapi bisa saja itu halusinasi.. Namun, seperti apa kalau di tambah dengan cinta?
Gue merasakannya.. Merasakannya terhadap seseorang yang gue cintai. Sebenarnya halusinasi fiksi ini benar-benar menolong! Tepatnya disaat gue sedang merindukannya, disaat dia sedang tidak ada di samping gue. Seperti apa itu? Gue merasakan kedatangannya, kehadirannya... Menemani gue, mendekap tangan gue, tidur di pundak gue dalam batas halusinasi tapi terasa nyata! Aaah apakah gue gila?! Tidak! Karena apa yang gue rasakan ini bisa gue kontrol, dan disaat gue merasakan hal seperti itu, gue sadar kalau 'dia' disaat itu hanyalah bayangan.
Sungguh terasa aneh memang. Namun hal ini sangat membantu gw..
Mungkin jika kalian semua juga bisa merasakannya, bisa saja laju perselingkuhan di dunia ini akan menurun hehe.. Karena memang benar, kehangatan akan tubuhnya, keindahan dari senyumannya, kebahagiaan yang nyata akan benar-benar terasa dalam bentuk halusinasi. Yang jadi pertanyaannya, bagaimana kita bisa merasakan hal seperti ini?
Pertama, kalian harus benar-benar fokus. Fokus terhadap dia, fokus terhadap halusinasi ini yang kalian anggap nyata. Hal ini tidak berarti hanya untuk pasangan lo aja, tapi bisa terhadap teman, saudara, orang tua dan lain-lain. Yang penting disini adalah fokus! Jika kalian memang benar-benar mencintainya dan berharap akan kedatangannya disaat dia memang tidak ada, pasti semuanya akan tampak sangat jelas! Gila memang...
Bisa ya gue mendapati pemikiran seperti ini?
Ini semua karena daya fiksi halusinasi gue terus menyatu dengan visualisasi akan eksistensi cinta akan dirinya..
Perbedaan Bukanlah Ancaman
Perbedaan Bukanlah Ancaman
Kenapa? Menurut saya, perbedaan justru adalah alat untuk mempersatu kita. Perbedaan ini adalah salah satu keunikan yang dimiliki masing-masing orang. Tiap-tiap orang pasti memiliki ciri khas, karakter, profile, pribadi, gaya hidup masing-masing yang tentunya berbeda antara yang satu dengan yang lainnya. Seharusnya perbedaan ini adalah alat untuk memperkokoh kita sebagai umat manusia yang hidup bertoleransi dan membaur dengan yang lainnya. Dari perbedaan ini kita harusnya juga bisa saling mengisi ruang kosong dengan apa yang perbedaan ini punya, mengisi yang baik dan membuang yang buruk. Tapi mengapa sekarang banyak orang menganggap perbedaan adalah sebuah ancaman?
Kenapa sekarang banyak orang yang berfikir bahwa perbedaan adalah sebuah persaingan? Sebuah permusuhan? Sebuah dendam? Kenapa????
Karena hidup membaur dan bertoleransi amatlah indah, amatlah nyata! Amatlah....... Mengagumkan..
Lupakanlah sejenak tentang masa lalu, hapuslah mengenai sejarah, buanglah jauh-jauh dendam dan rasa sakit hatimu lalu buatlah lembaran baru diatas kertas putih dan biarkan pena yang menulis ceritanya lagi dari awal.
Karena pada dasarnya tidak ada sebuah perbedaan yang menjadi 'ancaman' untuk yang lainnya. Justru yang menjadi ancaman adalah mereka yang membenci perbedaan! Mereka mulai mengadu domba membabi buta tiap-tiap orang yang menjaga perbedaan hingga mereka mulai untuk membencinya. Mereka yang melakukan ini menganggap ini adalah perbuatan yang menyenangkan! Mereka menganggap... Perbedaan adalah sebuah kematian yang berjalan secara perlahan dan menanti kita di akhir zaman.. Sungguh... Perlakuan ini amat memilukan. Mulai sekarang, janganlah mudah menjadi korban adu domba. Harap buka mata dan buka hati, fikir baik-baik. Tanpa adanya perbedaan belum tentu kita akan sebahagia seperti sekarang. Bisa makan, minum, tidur, beraktifitas dan lain-lain. Mengapa? Karena semua proses itu pada awalnya terjalin karena adanya perbedaan..
Sekali lagi, perbedaan bukanlah ancaman. Melainkan, perbedaan itu adalah mimpi!
Hargailah perbedaan, mulai sayangi, lindungi, jaga, hormati orang-orang disekelilingi kita.
Mulai dari sekarang, kita bantu jika mereka sedang membutuhkan bantuan, kita berikan senyuman ketika bertemu mereka, kita lindungi ketika mereka sedang dilamba ketakutan, kita maafkan ketika mereka menyakiti kita, kita mengerti ketika mereka melontarkan kata-kata yang menyakiti hati kita, kita hormati ketika mereka sedang tidak ingin diganggu, kita peluk jika mereka sedang di dalam kesusahan.. Pahami dan maklumi ketika mereka sedang lepas kontrol.
Sungguh indah hidup ini jika kita menghargai perbedaan.
Mari Berfikir Kritis Terhadap Suatu Kabar Media
Mari Berfikir Kritis Terhadap Suatu Kabar Media
Media disini adalah perangkat seperti Jejaring sosial, handphone, forum atau apapun.
Seperti yang kita ketahui juga, siapa sih orang yang tidak menggunakan media jaman sekarang? Semua orang hidup dengan media. Berbicara dengan teman lewat Facebook, ngobrol lewat sms, chatting, live video camera, diskusi lewat forum dan lainnya. Sangat mudah untuk mendapatkan sebuah info ataupun sebuah kabar lewat media ini, yang tentunya yang akan gue jabarkan maksud gue disini.
Segitu dulu soal media dan langsung ke topiknya aja ya..
Berfikir kritis!
Orang yang kritis adalah orang yang suka belajar, suka mencari celah, observasi, menindak lanjuti, mencari jalan keluar, mengkritik, menekuni dan tidak hanya diam ketika apa yang dipikirkannya tidak sejalan.
Sebagai contohnya, Dosen dikelas gue sedang memberikan mata kuliah Coloring. Dia mengatakan bahwa "Warna merah jika digabung dengan warna kuning maka akan berubah menjadi warna biru", tapi menurut gue itu adalah sebuah kesalahan berfikir. Teman-teman gue ga ada yang berkomentar karena menurut mereka dosen pastinya memberikan informasi dan pelajaran yang sudah pasti benar. Tapi gue tetap menyanggah bahwa apa yang diterangkan dosen gue itu salah. Lalu gue meminta sang dosen untuk mengoreksi "Pak, warna merah jika digabung dengan warna kuning akan menjadi warna hijau, saya akan memberikan contohnya, saya mempunyai 2 cat dengan warna merah dan kuning lalu akan saya satukan kedua warna tersebut, dan lihat.. Menjadi warna hijau, bukan biru!"
Berfikir kritis bukan hanya karena lo menyanggah akan pernyataan dari apa yang menurut lo adalah salah, tapi kebenaran yang ada di benak lo itu harus juga dijabarkan contohnya agar orang yang mengalami kesesatan berfikir itu diberikan keterangan oleh kebenaran yang lo punya, seperti contohnya gue mencampur kedua warna merah dan kuning tersebut. Kalo gue cuma memberikan pernyataan kalau apa yang dosen gue terangkan itu salah, lantas dia akan bertanya "Dimana letak kesalahan saya?" dan disitu diperlukannya sebuah bukti.
Berfikir kritis tapi jangan gegabah. Yang benar, berfikir kritis, pintar, mengerti dan berhati-hati.
Lalu apa?
Berfikir kritis terhadap suatu kabar media disini mengartikan, observasi oleh informasi yang lo dapat. Observasi ini sebenarnya cukup mudah, hanya dengan pahami dan buktikan. Banyak orang yang mudah di bodohi sekarang ini oleh media, untuk kalangan ini saya merangkumkan mereka sebagai 4M untuk Media: menerima, merasakan, menyebarkan dan membodohi.
Ya mereka menerima, mendapatkan suatu kabar dari media, oh dan jangan salahkan gue.. Mereka ikut merasakan dari isi yang ada di kabar tersebut. Karena mereka prihatin, mereka ikut menyebarkan kembali kabar itu. Dan........... ya. Mereka berhasil melakukan pembodohan, dalam arti lain mereka sukses membodohi orang lainnya.
Bagaimana jika kabar tersebut adalah gue yang menyebarkan? Gue membuat kabar seperti berikut..
"Tolong ada seorang kakek tertabrak dan meninggal ditempat di daerah New York deket Pasar Kelapa 2, mobil yang menabraknya dengan plat B 390 LO, mobil kijang tua dengan warna pink, pengemudinya wanita tidak berambut diperkirakan berusia 98 tahun. Tolong kalo ketemu mobil itu langsung di tangkap! Bantu broadcast ya! Kasian kakek-kakek tua ini.."
Cut here <----------------------------------------
Bagaimana kalo gue itu berbohong?
Bagaimana kalo sebenarnya gue sedang di timpa emosi terhadap seorang temen gue, dengan plat mobil dan ciri mobil dan pengemudi tsb? Gue pengen dia ditangkep dan digebukin massa, terutama massa yang menerima kabar gue itu? Mudah.. Ga perlu buang-buang duit buat sewa preman, cukup dengan menyebarkan informasi itu lewat media.
Too easy for me.
Kebodohan apa lagi?
Sebenernya banyak sih.. Ya tapi seharusnya setelah melihat tulisan gue diatas, lo langsung ngerti. Oke gue berikan langkah-langkah untuk 'memintarkan otak kalian' soal berfikir kritis terhadap suatu kabar media.
• Pertama, jangan terlalu bodoh untuk mudah memahami. Setiap ada kabar atau info, apapun itu. Harap cari tau dulu kebenarannya sebelum menyebarkannya ke orang banyak. Fasilitas jaman sekarang udah mantep kok, bisa lewat Google? Apakah sudah ada berita itu dia media-media besar? Jika sudah ada, maka berita itu benar adanya.
• Kedua, prinsip 4M untuk Media harus segera dihapuskan.
• Ketiga, baca kembali artikel ini jika masih belum mengerti. Atau tinggalkan pertanyaan di kolom Formspring disebelah kanan.
As simple as that!
Gimana? Masih mau jadi orang yang bodoh?
Coba berfikir kritis. Jika menurut kalian itu salah, maka jangan langsung menyerah dengan mengatakan "Oke deh", melainkan "Anda salah!"
Good luck
Perjuangan Seorang Laki-Laki Untuk Wanita
Laki-laki memang diciptakan sebagai seorang pemburu, dan wanita adalah yang diburu. Jadi wanita tidak perlu kawatir dengan angan-angan perawan tua, karena akan ada banyak para pejantan yang sedang mencari betina di sekitarnya. Wanita adalah sumber Inspirasi, oleh itu kenapa banyak majalah-majalah lelaki/perempuan pasti selalu di isi dengan model seorang wanita. Oleh karena itu ada sebutan "Lelaki buaya darat, lelaki mata keranjang, PlayBoy, Penjahat Kelamin dan lainnya" sebagai sinisme terhadap seorang kaum Adam. Sungguh menyedihkan. Maka dari itu akan saya tulis bagaimana sulitnya perjuangan seorang laki-laki disini.. Semua tulisan ini adalah asumsi pribadi saya, kemungkinan ada yang benar, atau ada juga yang salah. Jadi jangan dianggap tulisan saya ini 100% adalah benar.
1. Dari remaja hingga sekarang ini, laki-laki saling bersaing yang satu dengan yang lainnya. Dari segi fisik, materi hingga status sosial. Disaat ada seseorang lelaki yang menyukai seorang perempuan, dia akan melihat lelaki di sekitar perempuan itu, apakah akan menjadi saingan yang berat atau ringan. Ketika sang lelaki itu tau bahwa saingannya adalah berat, terkadang ia akan mundur, terkadang juga itu akan tetap maju.
(Misal: Saya mencintai seorang wanita di Kantor saya, akan tetapi Boss saya juga menyukainya. Mungkin saya akan mengurungkan niat saya untuk mencintainya dengan berbagai alasan seperti Boss saya kaya sedangkan saya tidak, saya takut di pecat oleh Boss saya jika dia mengetahui bahwa saya juga mencintainya, saya minder oleh wanita itu karena saya tidak memiliki apa-apa.)
2. Untuk mendapatkan wanita, kami kaum laki-laki saling bersaing dan bahkan rela untuk menghabiskan uang jajan untuk pergi bersama wanita yang kami cinta. Kami rela di marahi orang tua, teman-teman karena meninggalkan/menyingkirkan/membohongi mereka hanya untuk seorang wanita, hanya untuk seorang wanita..
3. Kadang kami merasa sakit ketika kami menunjukkan ini lah kami apa adanya, tapi wanita itu justru menyingkir karena keterbatasan kami dan berpaling kepada lelaki yang memiliki kelebihan dari kekurangan kami. Kami merasa terpukul..
4. Kami terus mencari, mencari sesosok wanita yang kami cinta. Kadang kami menerima bermacam hinaan karena ini. Ada yang mengatakan bahwa kami adalah seseorang lelaki yang tidak laku, PlayBoy, murahan dsb. Padahal tidak semuanya itu adalah salah kami, tugas kami adalah mencari bukan menunggu. Jika ada seseorang lelaki yang tugasnya hanya menunggu kedatangan seorang wanita, betapa nikmatnya hidup dia. Tapi tidak semua lelaki seperti itu. Kami harus berusaha untuk mendapatkan seorang wanita dengan cara apapun, kami yang mencarinya dan terus mencari..
5. Kami memiliki tanggung jawab yang besar dalam memperlakukan dan membina wanita. Pernah dengar bahwa "Ayah adalah pemimpin keluarga?" - dan bagaimana rasanya jadi pemimpin? Kami memiliki tanggung jawab yang besar untuk istri dan anak-anak kami. Jika ada kesalahan dari mereka, kami lah yang disodorkan oleh tanggung jawab kami. Kami lah sasaran utama jika ada seorang wanita yang terluka/tersakiti, kami yang di anggap tidak becus walau tidak semuanya salah kami. Kami rela tidak makan asal wanita yang kami sayangi dapat makan dengan kenyang.. Betapa kami sangat menjaga wanita itu.
6. Tanggung jawab kami kedepannya lebih sakit, ketika wanita (istri) yang kami cinta ternyata berbohong atau bahkan mempermainkan kami dimana saat itu kami sedang mencari nafkah untuk kepuasan lahir batin mereka.
7. Kami dapat merubah sifat kami karena seorang wanita. Balik lagi, karena wanita adalah inspirasi buat kami. Kami yang memiliki watak kasar, kuat, bisa menjadi lemah dan halus ketika berhadapan dengan seorang wanita. Namun bagaimana dengan seorang wanita? Tidak akan lepas dari sifat keibuannya yang bawel, cerewet dan mudah tersinggung. Kami yang awalnya seperti itu, dapat merubahnya demi wanita yang kami cinta.
8. Hidup kami penuh dengan persaingan, kami harus menjadi juara untuk mendapatkan wanita yang kami cinta. Karena tidak ada seorang wanita yang akan mau mencintai seorang pecundang. Kembali lagi, karena wanita adalah sumber inspirasi untuk kami maka dari itu kami berusaha keras untuk menjadi Juara-nya.
Dari sini dapat kita lihat, bahwa untuk mengejar seorang wanita saja, lelaki membutuhkan mental dan persiapan yang matang untuk saingan-saingannya. Dia rela mengorbankan harta, waktu dan tenaga demi seorang wanita yang dicintainya.
Untuk para wanita, hargai dan mengertilah jerih payah kami untuk mendapatkan, menjaga, melindungi dan mencintai kalian. Tidak mudah bagi kami untuk merubah sesuatu dari kami, tapi semua itu bisa berubah begitu saja karena kalian..
Tolong jangan lihat kami dari kekurangan kami, ini lah kami apa adanya. Kami tidak mau membohongi kamu dengan tipu daya, maka dari itu.. Terima lah kami dengan apa adanya, bukan dengan ada apanya.
Bahwa saja kami memiliki tanggung jawab yang besar atas kelangsungan hidup kalian kelak.
Link thread di kaskus
Thread Yang Sama di Kaskus
Thanks Design Major For Making Me FAT!!
I have attended classes for almost 2 months in a multimedia campus, and by chance I majored in design. Tapi, ini semua tidak se-enak, se-asik, se-keren yang kalian pikirkan! Trust me, theres so maaany things you should prepare before you majored in design! Time, money, brains, sweat, energy thats all! Seperti yang kalian tau, akan ada banyak tugas di Semester-semester awal dan tugas-tugas ini membutuhkan biaya yang sangat besar! Gue sendiri selama 2 bulan ini sudah menghabiskan lebih dari 1 juta (padahal sudah menghemat dengan membeli barang-barang yang low quality) dan pernah selama 1 Minggu dikejar deadline dengan beberapa tugas yang per-tugasnya itu diselesaikan selama 2 hari. Bayangkan kalau ada 4 tugas? You really like someone who is being chased by a broker! Tapi gak apa lah, semoga semuanya tidak sia-sia begitu aja.
Semenjak masuk kampus peradaban pori-pori kulit memulai untuk harakiri, menghitam juga pertumbuhan bulu semakin marak. Teori Darwin kembali berlaku untuk gue..
Dan dengan seiring bertumpahnya tugas demi tugas, membuat banyak perubahan ke gue. Terutama adalah dalam porsi makan! Prodi desain ini sebenarnya lebih memakan waktu, otak dan tenaga. Dimana waktu akan terkuras dengan mengerjakan tugas pra-karya, otak terkuras untuk memikirkan konsep dan tenaga untuk eksekusi. Jadi bukanlah sebuah hal yang tabu jika ada seorang anak Desain yang tidak tidur seharian hanya karena mengerjakan tugas. Mata berkantung-kantung, kulit pucat, badan dekil (karena tidak mandi atau memang alibi males mandi gara-gara takut telat ngampus) dan badan menjadi lebih gemuk (hal ini berlaku untuk gue). Porsi makan gue yang biasanya 1 hari itu 1 kali. Sekarang, 1 hari menjadi 3 kali makan makanan berat, 1 kali makan makanan ringan! Hoho.. I'm starving like a n00bs and eating like a m00bs! Berat badan terakhir gue timbang itu kurang lebih 56, penyiksaan batin ketika baru saja gue menimbang berat badan dan ternyata sekarang sudah menjad 62 kg. Sepertinya gue harus buru-buru smsin cewe gue, takut dia ilfeel wehehehe...
Apa Yang Seharusnya Lelaki Lakukan
Sebuah fakta penting dari apa yang seharusnya seorang lelaki lakukan.
Semuanya berdasarkan kenyataan dari jeritan para wanita di hari kemarin, dan tangisan mereka di hari ini. Semoga kita, para lelaki bisa lebih mengenal lebih jauh siapa karakter kita sebenarnya.
Gue menulis beberapa tulisan ini sendiri, hasil buah pemikiran dari timeline di Twitter gue dalam kurun waktu tertentu hingga memberikan ruang bagi gue untuk introspeksi dan mulai meng-observasinya
• Seorang lelaki itu harusnya berani bertanggung jawab, konsekuen, akurat dan punya pemikiran jauh kedepan.
• Seorang lelaki akan memberikan kata-kata pujian tulus dari dalam hatinya, bukan hanya sebagai sapaan sementara yang bersifat untuk mendatangkan suatu imbalan.
• Seorang lelaki harusnya malu jika terlalu mengandalkan orang tua, akan lebih benar jika menjadi sosok yg independen.
• Seorang lelaki tidak akan pernah gengsi atau malu untuk menyatakan perasaannya.
• Seorang lelaki harusnya dapat berfikir tanpa batas karena daya logis selalu tergunakan, bukan hanya terus bertanya.
• Seorang lelaki harusnya malu untuk bimbang, karena lelaki adalah seorang pemimpin. Jgn bertanya melainkan pilihlah!
• Seorang lelaki harusnya lebih banyak berfikir ketimbang berbicara, karena hanyalah wanita yang suka berbicara.
• Seorang lelaki tidak pernah mengemis, hanya pecundang yang selalu mengemis tanpa adanya usaha.
• Seorang lelaki tidak akan pernah melakukan hal-hal yang kasar terhadap wanita walaupun wanita itu sudah mengkasarinya.
• Seorang lelaki harusnya dapat mengontrol emosi, ego dan nafsunya. Kita bukan perempuan yang sangat peka dengan perasaan. Perasaan ini juga harus di imbangi dengan logis.
• Seorang lelaki adalah seseorang yang tidak pernah mengingkari janjinya..
• Sebuah fakta terpenting dari seorang lelaki, seorang lelaki itu sangat memegang janjinya dan bertanggung jawab.
Semoga, kita laki-laki dapat memberikan perubahan dan impian untuk para wanita di kesayangan yang berada disamping kita, menemani kita, mencintai kita, menerima kita, hari ini dan selamanya.
Mempertanyakan Tuhan
Mencoba memjawab kehidupan kalian yang mengaku sebagai seseorang yang beragama. Beberapa diantara kalian akan sangat jenuh jika mendengar kata "Atheist" atau "Agnostik", tapi tenang. Gue enggak lagi mendoktrin kalian. Hanya memperjelas realita. Semoga pertanyaan dibawah ini bisa kalian jawab dengan apa adanya.
Bagaimana jika gue memberikan pertanyaan, siapa Tuhan lo?
Dari mana lo bisa percaya bahwa dia lah Tuhan lo?
Dari mana lo bisa memeluk agama itu?
Apakah lo benar-benar mengetahui secara keseluruhan agama yang lo percaya selama ini?
Dan apa lo jalani secara penuh peraturan-peraturan yang ada secara mutlak?
Dan bagaimana dengan agama yang lainnya?
Apakah lo yakin, Tuhan yang lo anut itu memang benar Tuhan yang "Sesungguhnya"?
Dan mari gue jawab apa yang kalian pikirkan,
Tuhan kalian pasti yang kalian percaya selama ini, dari mana? Dari keluarga / kerabat di sekitar. Bisa memeluk agama juga dari keluarga / kerabat di sekitar tapi tidak tahu secara totalitas tentang agama lo itu, hanya tau dasar-dasar kepercayaan, larangan dan sejarahnya aja, itu juga dari keluarga / orang-orang disekitar. Menjalani peraturan secara mutlak? Gue rasa, enggak.. Agama yang lainnya? Yaa kalian tetap merasa bahwa agama kalian lah yang paling benar, menurut kitab sih gitu. Yakin Tuhan kalian itu yang benar? Yakin, tapi masih ada keraguan..
Jika kalian benar menjawab pertanyaan diatas sama seperti argumen gue, dengan itu kalian adalah semi - agnostic. Masih tidak terima dengan sebutan itu? Kalian pun bingung bahwa kalian itu adalah seseorang yang agnostic apa bukan. Tapi menurut definisi beberapa ahli, ya kalian adalah seorang agnostic.
Bukannya membenci gue atau kalian membenci Tuhan, hanya saja tidak tahu apa-apa tentang Tuhan. Yang kalian atau gue pikir Tuhan itu diluar kemampuan kita untuk menjangkaunya. Bagi gue singkatnya begini, keberadaan Tuhan tidak bisa dibuktikan kebenarannya dan kesalahannya.
Tentang agama. Banyak kaum agnostic yang percaya akan keberadaan Sang Perancang, tapi mereka tidak percaya sama agama. Jujur gue sendiri pernah berpikir demikian, bahwa ada sang perancang, tapi berkenaan tentang agama, gue yakin agama hanyala kreatifitas manusia dalam pembentukan nilai-nilai hidup yang kemudian dibakukan. Persis seperti nilai-nilai yang ada dalam kebudayaan, atau lebih dekatnya agama itu persis seperti ormas (organisasi masyarakat) yang menanamkan nilai-nilai spiritual dalam aturan-aturannya.
Sekali lagi, definisi agnostik sendiri sangat tidak baku, dan cenderung subjektif. Beberapa tahun belakangan, gue lebih memilih bahwa alam semesta inilah yang merupakan kekuatan luar biasa di balik ini semua. Jadi patokanya adalah alam semesta, bukan Tuhan. Jika orang beragama beranggapan bahwa tuhan adalah aktor utama dan kemudian berusaha memperlakukannya dengan sebaik mungkin, maka gue lebih memilih alam semesta adalah aktor utama, dan gue bahagia jika dapat memperlakukannya dengan baik. Tapi tetap saja ini juga bukan merupakan keputusan akhir. Sebab walau bagaimanapun semua bersandar pada ketidak tahuan gue. Intinya gue tidak gak tau apa-apa tentang Tuhan.
Yahoo Answer
Sekarang mari bertanya kepada diri sendiri, kalian hanya mengetahui Tuhan yang kalian percaya hanya dari orang-orang disekitar tanpa mencari tahu sendiri kebenarannya. Kalian berdo'a, sembahyang tapi dalam lubuk hati yang terdalam kalian mempertanyakannya. Lalu untuk apa kalian menjalani semuanya? Kalianpun tetap melakukan pelanggaran-pelanggaran dengan dalih "Tuhan maha pengampun", jika begitu lakukan saja dosa-dosa terbesar lalu minta ampun, maka urusan selesai. Itu lah Tuhan kalian yang maha pengampun. Bunuh musuh kalian, lalu mintailah ampun. Semua seperti sangat ringan! Yang berakhir dengan kata "Neraka". Doh, kalian bilang Tuhan itu maha pengampun, lalu untuk apa dibuatnya Neraka? Mensterilkan dosa-dosa? Lalu untuk apa ampunan tersebut? Lagi-lagi Dia melanggar janji ampunannya.
Terus bertanya, terus terjebak dalam ruang pertanyaan ini.
Terus lah mencari tahu kebenaran yang sebenarnya hanyalah sebuah karangan.
Tidak perlu terlalu fanatik, hanya lakukan yang menurut kalian baik, maka kalian juga akan mendapatkan kehidupan yang baik. Ini adalah hukum alam, bukan dari siapa-siapa.
Beragam Tuhan yang dipercaya, tapi mereka mendapatkan kehidupan yang layak secara rata. Jika yang tidak layak, siapa yang mau disalahi? Maka dari itu, ini adalah hukum timbal balik tapi bukan karma.
Mulai lah percayai apa yang lo percaya, bukan apa yang mereka percaya.
Jangan sampai kesalahan mereka menurun hingga anak-cucuk lo.
Sekali lagi, bukan maksud men-doktrin, bukan maksud membenci Tuhan. Disini gue cuma ingin memberikan sedikit pencerahan.
Teori Dasar Anti Terjebak Kesesatan
Beberapa dari kalian atau mungkin kalian semua akan bertanya-tanya. Apa maksud dari Terjebak Kesesatan disini? Tidak usah bingung. Ini memang sama seperti apa yang kalian pikirkan. Tersesat di lubang hitam, terperangkap dosa, terjatuh mati dalam ruang lingkup setan dan semacamnya. Atau lebih diperjelas lagi, seperti menghidupi kehidupan yang sesat seterusnya, tidak bisa berhenti, takut untuk mencoba namun tetap akan terjerat nantinya.
Artikel ini hanya memberikan antisipasi, bukan mengobati. Saya mendalami Design, bukan kedokteran. Dan juga rumus dasar filsafat bertabur dengan pemikiran saya yang berdiri sendiri sejak kemarin petang hingga matahari belum terbenam.
Lebih baik saya melanjutkan pembahasan pentingnya disini, dengan bahasa yang lebih mudah dimengerti tentunya.
Kalian bukan seorang perokok? Bahkan tidak berniat dan sangat anti untuk menyentuhnya? Mungkin itu hanya berlaku untuk hari ini. Sama hal nya dengan permasalahan yang lainnya, seperti anti menjadi candu drugs, minuman alkohol, ketakutan akan ketinggian, paranoid dsb.
Bahwa semua nya itu hanyalah sebuah mainstream yang terdukung oleh sebuah sugesti. Mungkin kalian sangat membenci dengan kecoak, dan bagaimana cara kalian menjadi tidak benci lagi dengan kecoak?
Atau...
Hari ini kalian bukan seorang perokok, bagaimana cara menentukan kedepannya kalian akan menjadi perokok atau tetap seperti hari ini?
Dan begitu juga sejenisnya.
Disini saya akan menuntun kalian untuk mempertahankan atau juga menghancurkan sugesti yang kalian buat sejak awal, dengan cara saya.
Bagaimana caranya?
Kalian harus mencobanya.
Jangan takut untuk mencobanya. Karena dengan mencobanya, kalian menjadi tau seperti apa rasanya, kalian akan membentuk sebuah profil pribadi untuk melatih agar memilih ya/tidak. Ingin diperjelas lagi dengan sebuah contoh?
"Rina hari ini benci dengan minum minuman beralkohol, tapi belum tentu kelak Rina tidak menjadi seorang pemabuk. Bagaimana cara Rina tau bahwa sebenarnya Rina akan menjadi seorang pemabuk atau tidak? Hari ini Rina mencoba meminum sebuah bir.
Jawabannya:
1. Rina tidak suka dengan rasa bir, Rina tidak akan menjadi seorang pemabuk.
2. Ternyata Rina menyukai bir, Rina akan segera menjadi seorang pemabuk."
Begitu lah caranya.
Kalian harus mencoba untuk mencari tau jati diri kalian.
Tidak ada gunanya kalian memberikan warn terhadap diri kalian hari ini jika kelak ternyata kalian juga terjebak. Lebih baik mengetahuinya hari ini untuk tau bahwa kalian menerimanya atau justru memang menolaknya.
Semua sugesti itu tidak bisa berlaku hanya begitu saja.
Harus ada pembuktian secara nyata untuk menyadari kebenarannya bahwa kalian memang berada di sekitarnya atau tidak.
Ini hanyalah sebuah teori saya, jika kalian tidak suka, tidak usah dilakukan.
Karena Wanita Terlalu Ingin Dimengerti
Stop mengeluh tentang lelaki. Stop berduka lelaki melakukan ini itu.
Kalian terlalu ingin dimengerti sampai kalian lupa akan jati diri kalian!
Kalian terlalu ingin dipuja, sehingga kalian lupa untuk memuji.
Kalian terlalu sering mengeluh tanpa sadar seperti apa kalian.
Disini akan kita tuntaskan faktanya.
BERHENTI MENGELUH
Kalian terlalu sering mengeluhkan lelaki yang suka berbohong, doyan body, perokok, nakal dan lainnya. Bagaimana dengan kalian?
Kalian menciptakan arogansi, matrealis, don't want to forget because its often forgotten.
Apakah kami sering mengeluh dengan kalian yang suka memilih lelaki dari kendaraan pribadinya? Style nya? Gaya hidupnya? Pekerjaannya? Status sosialnya?
Kami memiliki kendaraan pribadipun tetap menerima kalian yang tidak memiliki kendaraan pribadi. Betapa baiknya kami, namun betapa menjijikannya kalian.
Kami memiliki uang, tapi kami menerima kalian yang berduka untuk mengeluarkan uang. Sedangkan kalian? Kalian tidak punya uang tapi hanya menerima lelaki yang ber-uang.
Kami menerima seburuk apapun dandanan kalian, kalian? Hanya menerima kami yang menggunakan pakaian good-looking dimata kalian.
Kalian hanya mengeluh "Panas, takut hitam", "Hujan, takut basah masuk angin". Pernahkah kami mengeluh sewaktu menjemput / mengantar kalian dengan keluhan seperti itu? Kami tersenyum, memeluk kalian dengan hangat. Pernahkah kalian berfikir apa yang terjadi sewaktu kami dijalan ketika ingin menjemput kalian? Apakah kalian tau seberapa panasnya udara di siang bolong, dinginnya udara ketika hujan, mematikan AC karena bensin tidak cukup dan menyalakan AC ketika bersama kalian? Pernahkah kalian pikirkan?
Karena kami meletakkan kalian di posisi yang ISTIMEWA!
Kami menabung di weekdays untuk pergi berbahagia dengan kalian di hari weekend. Kami menggunakan kendaraan pribadi dengan tanggung jawab yang besar, atau bahkan rela meronta-ronta meminta izin kepada Orang tua untuk dipinjamkan kendaraan hanya untuk pergi bersama kalian. Sedangkan kalian hanya cukup meminta izin ke orang tua untuk pergi atau bahkan tidak perlu izin sama sekali.
Kalian menghina kami dengan sebutan BAJINGAN, namun setelah itu kalian membalas kami dengan hal yang sama. Akankah kami balik menghina kalian dengan kata tersebut?
Kalian menuduh kami hanya menggunakan tubuh kalian, apakah pernah kami mengeluh bahwa kalian hanya menggunakan tubuh kami?
Kadang kami kesal, tidak kuat untuk terus bertahan hingga hilang kontrol.
Kadang kalian kesal, tidak kuat untuk terus bertahan hingga hilang kontrol dan tak terkendali seterusnya.
Kami selalu meminta maaf.
Kalian meminta maaf? Kalian menolak dengan "Masa cewe minta maaf duluan"
Tolong hargailah kami,
sebagaimana kami menghargai kalian.
Bagaimana Sulitnya Untuk Dipercaya Orang Lain
Gue tidak mendambakan sosok orang yang bisa mencintai gue dengan tulus dan utuh. Tapi bagaimana jika orang yang di dambakan itu sudah tidak mempercayainya sejak awal?
Disini letak faktor perfikir kritis sebelum mengetahui kebenarannya harus di berlakukan dengan keras. Dan teliti, tidak hanya melihat, mendengar dan meninggalkannya.
Lebih dari sekedar goresan belati berkarat jika gue sendiri yang merasakannya..
Gue sendiri pernah berfikir, "People come and go". Tapi pemikiran itu gue patahkan mentah-mentah ketika mengenal-Nya. Tapi mengapa disana tidak bisa?
Sometimes, people can only hate someone else just to see and hear the circumstances surrounding that man without knowing the truth. How pathetic..
No one will ever understand my feelings, how people keep trying to ruin my life. Dont equate me with the other, I'm completely nobody and no one..
If you start to not trust me today, hopefully tomorrow you will not regret it..
Baby, I really need you more than just a supporter, but also for someone who can understand & trust me :|
That is why Freemason symbol put the letter G as its symbol. because G is indeed a phase of compliance..
Gue lelah dan tidak bisa hanya mengatakan, "Tetaplah disini dan percayai aku.."
Karena lo bukanlah satu-satunya yang pernah melakukan seperti ini.
Juga pernah berada di posisi seperti itu..
Apalagi yang bisa gue katakan? Pembelaan? Tidak seberguna dan berfungsi dengan ketat seperti itu saja...
Semuanya harus dimodalkan kepercayaan dan penelusuran.
Tidak mungkin itu semua hanya seperti ini? Disaat gue mulai bisa mencurahkan hari-hari gue, mulai terbuka dan berbicara dengan orang lain, mulai dapat mengepakkan senyuman seperti seekor burung yang lepas bebas di bermuda. Namun tertembak mati ketika melewati tepian Hawaii..
Gue gamau hanya seperti itu aja. Bukalah mata dengan luas, bandingkan dengan yang lainnya.. Yang sebagaimana lo itu sangat memberikan gue motivasi beberapa hari ini, dan menjatuhkan gw dengan telak baru saja.
Mungkin inilah takdir kita, untuk saling meluka dan terluka.
Semoga akan ada yang bisa menggantikannya kelak. :)
Gengsi Adalah Kemunafikan Yang Tertunda
Siapa yang tidak punya rasa gengsi dalam dirinya?
Semuanya orang di muka bumi ini even lagi di neraka pun pasti punya!
Apa sih gengsi itu sebenarnya? Baik, baik.. Gue akan coba perjelaskan lagi dengan bahasa yang lebih awam.
Gengsi yang kita ketahui adalah sebuah rasa menahan suatu keinginan/penampilan/sesuatu hanya karena tidak ingin satu sisi atau halnya itu diketahui atau dilihat oleh orang lain. Itu lah gengsi.. Masih kurang jelas?
Sepertinya gue males menjelaskannya lagi.. (nah ini sebenarnya juga bisa dibilang gengsi) Hahahaha.
Oke kenapa bisa gue bilang bahwa gengsi adalah kemunafikan yang tertunda?
'Menurut gue', gengsi adalah suatu sikap yang munafik! Bedanya 50 : 50 - bahkan hampir tidak dapat dibedakan antar keduanya. Hmm kayaknya ga perlu lagi gue omongin lebih panjang lagi mengenai gengsi. Lebih baik diomongin yang ke positifnya.
Baik, kadang kita sangat sulit untuk menghilangkan rasa gengsi kita. Seperti "Hah gue kan cewe, gengsi dong bilang suka ke cowo?" atau "Ih males banget naek angkot, malu gue kalo diliat temen-temen" atau bahkan "Gue harus punya android, hari gini gitu loh!" itu lah gengsi.
Pertama yang harus kita lakukan adalah.....
Berniat untuk berubah. Yakin bahwa kita bisa berubah. Gengsi itu bukan sebuah sikap yang keren! Gengsi dekat dengan arogan! Dan juga arogan itu bukanlah sikap yang keren! Melainkan... Maaf, menjijikan.
Setelah kita sudah berniat, maka akan ada halangannya. Akan terbayang, jika kita ga gengsi, akan ada hambatan ga ya? Akan masih diterima dilingkungan ga ya? Dan masih banyak lagi..
Nah sebenarnya dari hal ini kita bisa mengetahui nilai riil kehidupan dibalik manipulasi global. Mana yang hidup dengan kemunafikan dan mana yang sangat nyata. Jadi lah suatu sosok yang nyata! Jika kita harus dibenci hanya karena kita menjadi nyata, maka lebih baik dibenci! Orang yang hidup dengan kegengsian akan kekal dengan kemunafikan! Buta! Hedon! Bodoh! Sengsara!
Tonjolkanlah jati diri kalian yang apa adanya kawan! :)
Setelah ada niat dan sudah berani melawan kenyataan, maka lakukanlah!
Gengsi dekat dengan kesengsaraan! Kadang kita melewati moment-moment indah begitu saja hanya karena gengsi. Karena kita munafik! Malu meratapi kenyataan. Sengsara!
Tidak ada untungnya kawan.. Jika memang lingkunganmu membuka telapak tangannya, maka kamu akan berada di tengah genggamannya. Tanpa kemunafikan, tanpa penundaan.
Ambil jalan yang sudah ada di depan mata. Untuk apa mempertahankan ego namun kita harus tersesat? Apa yang ada di dunia ini tidak dibawa mati kawan! Hidup gausah dibawah susah! Nikmati saja! Jangan terlalu menyesal, masih ada hari esok. Kepercayaan hanyalah paksaan, tinggalkanlah.. Hidup itu ada 2, jadi bawa saja lah.. Ini saya, besok juga saya. Tidak ada kelonggaran terhadapnya. Santai saja.
Matikan sosok gengsi!
Ikat mati kemunafikan!
Bunuh penundaan!
Say hell no to Gengsi, Kemunafikan dan Penundaan!
Tertinggal dan Meludah
Ini sebenarnya bukanlah sebuah artikel yang penting untuk dibaca.
Sekali lagi, ini bukanlah sebuah artikel bermanfaat.
Ini juga bukan puisi, tapi ini adalah cerita.
Lets go!
Dia yang mendatangi, memberi seonggok ikan segar dengan balutan uang logam mencenayang ku yg menunggu mangkuk ini terisi.
Menjanjikan harapan untuk makan malam, mengajak ku mengikuti telapak nya yang polos. Dengan niscaya tetap memberi perhatian sampai tersilau dengan rintik cahaya satu persatu membutai yang kurasa inilah tempatnya, dia pun memulai tuk menghabisi ikan itu..
Dibantai lah daging demi daging. Ku tarik paksa logaman sebelum tercampur, ku menyaksikan bagaimana dia menikmati aksinya!
Ego ku memaksakan untuk menarik tangannya dan juga terpotonglah dia punya ibu jari! Haha ini lah saatnya ku menaruh harapan besar!
Sampailah bulan kembali menghidupi warnanya. Kita berbincang dengan dahsyat hingga ia pun mulai lelah menyaksikan figur yg ada..
Berbebas tawa, menari diantara beberapa wine yang berdiri tegak tanpa acungan jari tengah. Mencirikan hedonis tingkat awal, aku menikmatinya! Aku menikmatinya! Dan aku tertawa.. Dimana aku membingungkan, apa yang harus aku tawakan dengan logam ini?
Kamu terlupa, terlalu menghayati perdansaan.. Kamu hendak mengupas jari-jarimu dengan pisau itu.. Berdarah namun tetap bercinta.
Oke lah orang menyebutnya matahari, jam tewasnya hampir terpenuhi. Aku pun menciptakan beberapa tapak dengan jutaan bentuk.
Dan ia tak lupa menghapus tapak-tapak itu, agar tiada serigala yang mengikuti. Aku lupa menyatakannya, tapi sudah terlalu jauh..
Sampai di gubuk manis, ku taruh logaman itu kedalam cendi berlubang. Menyiapkan jerami yang hangat sebelum tersengat.
Tertidurlah dalam sejuta impian. Tak sadar 3 hari sudah ku telan! Oh apa terlalu menikmati? Aku menyadari, aku menyadari! Ku harap dia tidak seperti kebanyakan. Tetap tenang tidur dibalik jerami kasar ini, walau kasar tetap tercermati..
Fiksi, anatomi dan ejakulasi aksi kian terparkir dengan rapih. Dia lah yang takkan tersisih.
Hingga suatu hari ia memanggil lagi, mengingatkan akan ikan mentah yang dipotongnya.. Untuk sebuah gurau nihilisme ortodoks!
Awalnya aku terbuai. Hingga aku merasa cukup pintar untuk berfikir ulang, ternyata ikan itu tidaklah hanya sebuah kenihilan.
Dia lah satu-satunya yang memakannya. Mengunyahnya dengan rentan, menyaksikannya dengan seksama. Oh, ini lah maksudnya dia memberi..
Ibarat meneliti ala Einstein. Asam ikan itu dapat membunuhku, yang ku ragukan kebenarannya. Dan keraguan itu menimbulkan lenyap.
Skakmat! Nada yang ironis! Pergi! Jangan datang! Ancaman kian terulang, entah harus kuberitahu atau tidak siapa dalihnya.
Mengesankan ketika saling melempar tanggung jawab. Apa harus ku sayat nadi ini hingga harus memintamu untuk tetap hidup?
Hingga pada akhirnya pagi buta ini terselesaikan, jika ini kepastian, maka akan ada yang tersiksakan. Salah 1 diantaranya, tentu.
Tiada bukan, adalah sang pengemis itu sendiri.. Saya. :)
benar-benar tidak berarti...
Orang Tua Yang Memperkenalkan Anaknya Kepada Neraka Dunia
Sebenarnya, menurut Aldynisme. Tidak ada surga di dunia. Satu-satunya surga yang kekal adalah surga yang kita ketahui hanya ada disaat akhir zaman. Sekalipun anda berada pada posisi yang tertinggi lalu anda menganggapnya itu adalah sebuah surga dunia. Hati-hati, itu bisa saja adalah neraka dunia, jalan lain untuk mengarah ke neraka yang sebenarnya.
Entertain.. Gue menganggap bahwa entertain adalah jalan lain yang lebih memudahkan kita untuk merasakan neraka yang sebenarnya. Tidak percaya? Kenapa tidak?
Dari entertain, anda bisa lebih mengenal kebebasan yang sesungguhnya. Seberapa ketat pertahanan yang anda punya belum tentu bisa mengikatnya. Ketika seseorang mulai merasakan harta, tahta dan nama. Mereka akan merasa kurang, haus akan itu.. Terus mencari, namun tak terbatas. Itu lah fenomena yang bisa kita temukan pada dunia entertain. Tidak heran banyak artist-artist yang sudah terasa 'kaya', namun tetap haus sensasi untuk menuai lebih banyak lagi kekayaan, dan nama! Oh menyedihkan.. Untuk apa? Apakah anda merasa bangga dengan tiap-tiap nama anda yang tertempel disudut gang? Terlintas di televisi? Surat kabar? Atau.... Majalah dewasa?
Disaat kita sudah merasa kaya, kita akan terus mencarinya. Tidak akan merasa puas! Apalagi dengan mendapatkan kekayaan itu dengan mudah. Seperti di dunia entertain ini.
Kadang kita berawal untuk meningkatkan bakat, bisa saja berubah begitu saja. Pembentukan kepribadian, sifat dan watak yang baru yang membawa kalian ke jalan yang lebih luas, beragama pilihan..... Untuk segera merasakan neraka yang indah :)
Eksploitasi anak kian marak. Tidak hanya kepada anak yang berada di usia kurang kapasitas saja, namun juga anak-anak mereka yang sudah mengerti bagaimana cara berhubungan intim. Mengerti maksud saya? Ya dewasa.. Orang tua ini sangat mendukung anaknya untuk terjeblos di dalam dunia entertain, dengan dalih: "Untuk meningkatkan potensinya" atau "Mencari uang" atau "Mengisi waktu luangnya".
Kasihan.. Keinginan mereka (si orang tua), mungkin hanya terpikirkan untuk beberapa tahun ini tanpa mengetahui apa yang akan terjadi kelak.
Mereka (si orang tua) mulai mengorbankan apa yang mereka punya. Satu juta, dua juta, sepuluh juta, seratus juta, satu milyar! - untuk mendandani anak mereka agar diterima di publik. Tenar! Sukses! Kaya! Haus!!!!!!!!! Terus mendandani! Si lugu yang rajin belajar, menjadi si cantik yang sexy! Si cantik yang manis, menjadi si cantik yang nakal! Entertain! Hibur! Hibur semua masyarakat di tiap pelosok! Tunjukkan buah dada! Paha! Organ vital kalau perlu! Puaskan! Puaskan masyarakat!
Itu lah teriakkan yang kelak kan terdengar jika mereka mulai merasakan titik ketidak puasan.
Hanya mengherankan, mengapa ada orang tua seperti itu.
Kesuksesan seorang anak kadang dirubah tampilannya. Visi misi mereka berubah begitu saja. Mereka terlalu kolot akan harta dan hobby (yang dimaksudkannya untuk potensi) yang sebenarnya lebih merusak mental sang anak.
Sang anak akan lebih mengenal fashion ketimbang jati dirinya. Tidak perlu aurat, tampil sexy dan diterima masyarakat adalah tujuannya! Hal ini bisa saja menjadi impian utama sang anak kelak. Tentunya bisa saja mereka akan lebih mengenal si neraka yang sesungguhnya.
Mencitrakan seorang orang tua yang mengutamakan 'Surga Dunia Nya' ketimbang masa depan sang anak, di akhir nanti.
Sebenarnya mereka (si orang tua) akan dipertanyakan, apa yang telah kalian lakukan kepada anak-anak kalian. Apakah kalian mengubahnya menjadi anak yang 'baik', atau 'lebih dari itu'.
Kembali kepada kita sekarang. Ingin lebih mengenal neraka atau tidak.
Saya sarankan, kenali lalu tinggalkan..
Tambahan dari zeroVD
Sekarang banyak orang tua yang BODOH walau pun mereka pintar. Banyak orang tua secara sadar/tidak sadar menjerumuskan anak2 mereka ke jalan yang tidak benar. Mereka tidak memberikan bekal pendidikan akhlaq yang kuat atau kadang mereka bahkan tidak punya cukup waktu untuk sekedar memberikan kasih sayang yang cukup karena sibuk bekerja. Ditambah santapan sehari2 anak mereka adalah tontonan televisi yang isinya hampir seluruhnya tidak mendidik maka lengkaplah bekal anak2 itu untuk menuju jalan gelap. Sungguh banyak orang tua berharap anaknya menjadi anak yang baik tapi mereka tidak mendidik mereka menjadi baik sejak kecil, ibarat bercocok tanam "ingin hasil panen yang baik tapi tidak menanam dan merawat dengan baik". Ini akibat agama yang semakin ditinggalkan dan hati nurani tidak didengarkan. Menurut ane jika semua orang mau menjalankan perintah agama mereka dengan baik insyaAllah semua akan berjalan dengan baik karena tidak ada agama yang memerintahkan untuk berbuat maksiat jika orang masih mau mendegarkan hati nurani mereka insyaAllah mereka masih bisa mengekang nafsu mereka. Sayangnya sekarang lebih banyak orang yang mempertututkan hawa nafsu meraka demi kesenangan dunia.
Fenomena Tampil Murah
Alcohol, drugs, hot pants, sex, dan lainnya mungkin bukan sebuah hal yang baru di kalangan remaja saat ini.
Bagaimana tidak? Semuanya bisa kita jumpai dengan mudah! Apalagi di Ibu Kota, DJEKARDA..
Ketika setiap orang selalu ingin tampil untuk diterima dilingkungannya, apa saja dapat dilakukannya. Termasuk tampil seperti pelacur, dan mereka bangga.
Selamat membaca, semoga anda memiliki statement yang sama dengan gue.
Akhir-akhir ini gue sering banget ngeliat tingkah beberapa oknum (yang jelas cewek), yang justru membanggakan sisi ke-intimannya ke depan publik.
Ada juga cewek yang bangga memberitahukan kepada orang-orang "Woy gue lagi minum-minum nih.. Gue lagi mabok!"
SCREEEW! Sepertinya mereka tampil dengan bangga pada saat itu.
Apa ada diantara kalian yang seperti itu??
Setelah gue telaah, maksud mereka membanggakan hal-hal itu antara lain dapat dirangkum dalam option dibawah ini:
1. Mereka ingin di akui dilingkungannya
2. Mereka menginginkan kedatangan para lelaki yang sama bejatnya dengan mereka. Entah untuk apa kita tidak tau. Having fun mungkin?
3. Mereka kurang kasih sayang dari keluarganya
4. Tidak punya teman?
5. Memang hidup mereka seperti itu, rusak.
Faktanya. Justru para lelaki yang perhatiannya tertuju kepada mereka, pasti akan mengharapkan sesuatu dari mereka. Beberapa diantaranya ada yang sadar ataupun tidak. Jangan harap kalian (cewek seperti itu) mengharapkan kedatangan lelaki yang baik. JANGAN HARAP! Kemungkinannya, kalian hanya akan didatangi para lelaki yang ingin mencari kesempatan seperti 'pegang-pegang' atau ML dengan kalian.
Inipun kembali lagi kepada kalian, kalian memang menginginkannya atau tidak.
Pencitraan ini akan semakin jelas dimata setiap lelaki, bahwa kalian adalah wanita murahan.
Semakin dibilang wanita murahan justru malah semakin bangga? Itu namanya emang lo nya aja yang sinting! Dibilang perek kok bangga? Kasian amat nyokap lo, apa jangan-jangan nyokap lo juga kaya gitu? Amit-amit deh ya..
Ada juga wanita-wanita malang entah karena tidak laku atau memang lagi ga ada kerjaan. Kerjaannya mencari seseorang untuk dihubungi secara publik. Pernah ada gue liat temen gue di status BBM nya tertulis "Ada yang mau gue telfon?" atau "Ada yang mau jemput dan jalan sama gue ga besok?" what the hell... Apa yang ada di otak laki-laki pada banyaknya? 'Wah lumayan nih cewe.. Bisa ngisi kosong hari gue, siapa tau juga bisa di........' tapi mereka (si cewek) justru menikmatinya.
Entah, ini emang dunia udah mulai gila atau emang begitu adanya dari dulu?
Girls, lo mungkin akan mendapatkan apa yang lo mau. Tapi untuk mencari sosok laki-laki yang datang untuk menjaga, merawat dan mencintai lo apa adanya dengan cara itu bener-bener sangatlah salah. Justru mereka akan lari menjauh sejauh-jauhnya!
Buat apa gue pacaran serius sama cewe murahan yang diobral gitu aja?
Yup thats the fact!
Mulai sadar sama derajat cewe dong.. Masa makin banyak cewe yang tingkahnya kaya perek?
Kasian laki-laki yang baik, nanti mau nikah sama siapa kalo semua cewe tingkahnya kaya gini?
Apa yang lo lakuin hari ini, akan sangat berdampak pada diri lo dihari kelak. Trust me :)
